Simulasi Komunikasi Bencana Bottom Up Top Down

Tim RBeBe - 06 January 2026

Fokus ke Proses Komunikasi

Progressive Simulation: dari table-top β†’ role-play β†’ live simulation.

Lakukan pengamatan yang akan terjadi, seperti fenomena "Bottleneck" dari banyak pembawa/sumber informasi ke sedikit penerima informasi (Keluarga > RT > RW > Desa/Kelurahan dst)

Mensimulasikan Kasus yang Mungkin Terjadi:

  • Ego jabatan

  • Pola miskomunikasi

  • Pejabat tidak merespon

  • Data terlambat

  • Informasi bertabrakan

  • Media bocor duluan

πŸ“Œ Perbanyak studi kasus yang mungkin terjadi sebanyak mungkin.

πŸ‘₯ Contoh Kepesertaan Simulasi

Peran

Jumlah

Komando Nasional

1

Provinsi

2

Kab/Kota

4 (2 per provinsi)

Kecamatan

12 (3 per kab/kota)

Desa/Kelurahan

24–36

RT/RW

Opsional

Observer

5–10

ATURAN MAIN SIMULASI RUANGAN

🧭 Setiap Pihak Melakukan Perannya:

  • Contoh : RT jalurnya ke RW dan RW aktif untuk meminta RT mengirim data. 

  • RT tidak boleh langsung ke Desa/Kelurahan kecuali bypass diaktifkan karena kondisi darurat (RW tidak merespon/hilang kontak)

πŸ“΅ Media Komunikasi Sesuai Skenario

Contoh:

  • Putaran 1: WA + SMS

  • Putaran 2: Internet mati β†’ kertas & kurir

  • Putaran 3: Hanya radio & HT

πŸ“Œ Peserta merasakan masalah dan tekanan mental/frustrasi nyata.

⏱️ Durasi Dibuat Menekan

  • Laporan harus sampai dalam 10–15 menit

  • Keterlambatan = diberikan konsekuensi  (sesuai skenario)

Contoh Skenario Khusus

🌊 SKENARIO 1 β€” BANJIR BESAR

  • 2 kecamatan terisolasi

  • 1 camat β€œhilang”

  • Data korban berubah-ubah

🎯 Tujuan: uji pengambilalihan & validasi

πŸ”₯ SKENARIO 2 β€” GEMPA + HOAKS

  • Media sosial menyebar korban besar

  • Data resmi belum lengkap

🎯 Tujuan: uji komunikasi publik & transparansi

πŸ“‘ SKENARIO 3 β€” TOTAL BLACKOUT

  • Listrik & internet mati

  • Gunakan media komunikasi alternatif (seperti radio & kertas)

🎯 Tujuan: uji ketahanan media konvensional

Peran Observer

Observer tidak ikut bermain, tapi mengamati dan mencatat

  • Di mana data macet

  • Siapa mengambil alih

  • Media mana paling efektif

  • Ego jabatan muncul di mana

πŸ“Œ Observer menjadi laporan jernih simulasi

TAHAP LANJUTAN: 

1. SIMULASI SETENGAH NYATA

Setelah simulasi ruangan berhasil dilakukan

πŸ§ͺ TAHAP 2 β€” SIMULASI TERPISAH LOKASI

  • Peserta di lokasi masing-masing

  • Media nyata dipakai

  • Waktu nyata

πŸ“Œ Skala kecil dulu (1 provinsi, 2 kab/kota).

2. SIMULASI NYATA TERBATAS

  • Libatkan pemangku jabatan sungguhan (RT, RW, Lurah dst)

πŸ“Œ Ini mendekati kondisi sesungguhnya.

Pendekatan Bertahap Sebagai Persiapan Yang Baik

Metode

Efektivitas

Simulasi langsung besar

❌ masalah tidak terdeteksi di awal

Teori tanpa praktik

❌ tidak membekas

Role play β†’ lapangan

βœ…βœ… inventarisir masalah dan kemampuan penyelesaian

Simulasi yang baik bukan yang ramai, megah ataupun mahal,
tetapi yang membangun pengetahuan, pengalaman, kesadaran, dan kewaspadaan.

Klik Komunikasi Bencana Bottom Up - Top Down (rbebe.id). Kiranya bermanfaat. Terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.

(Tim Rbebe)

Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.

Mari (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.