Semua Berujung Pada Nafas atau Rasa | BFA

Tim RBeBe - 29 August 2025

Lu makan buat apa?

Ya buat bertahan hidup. Gue orang miskin, bisa makan aja, gue sudah senang. Lu sendiri gimana?

Ya sama lah, kalau ga makan, bisa mati. Tapi karena gue orang kaya, kalau mau makan, ya gue cari yang enak

Tapi yang enak-enak seringkali ga sehat

Iya. Lu sendiri karena miskin makanan lu juga ga bergizi, ga sehat

He he sama aja ya

PENJELASAN

Semua dalam hidup manusia terkait dan berujung pada kedua hal ini:

1. NAFAS

Makan, minum, aktifitas menjaga kelangsungan hidup-termasuk insting bertahan hidup-, termasuk dalam bagian ini. Segala aktifitas yang terkait keberlangsungan nafas-seperti bekerja untuk makan, berolahraga, mengobati penyakit, minum obat dan seterusnya-, termasuk dalam kelompok Nafas. Pilihannya: mempertahankan atau tidak mempertahankan nafas yang baik.

2. RASA

Dalam setiap waktu, perilaku manusia menuju pada rasa. Baik itu rasa inderawi (seperti enak, sejuk, pedas, kenyang) maupun rasa psikis (seperti bangga, puas, terhormat, tenang, senang, bahagia). Pilihannya: membangun atau rasa yang baik atau buruk.

Dengan menyadari kedua hal diatas, seseorang bisa mengetahui jalan terbaik dalam hidupnya.

Nafas atau Rasa, Mana Yang Dipilih?

Dalam setiap peristiwa hidup, seseorang perlu memilih, contohnya seperti:

  • Mencari uang sampai mengorbankan kesehatan, nafas dikorbankan, rasa utama

  • Minum obat pahit, maka rasa dikorbankan, nafas utama

  • Merokok, makan minum secara berlebihan, maka nafas dikorbankan, rasa utama

  • Olahraga untuk sehat sampai terasa lelah. Rasa dikorbankan, nafas utama

  • Demo ke DPR, nafas bisa dikorbankan, rasa utama

Pecahnya Kubu Rasa

Di dalam rasa sendiri ada rasa yang (cenderung) positif ada yang (cenderung) negatif, contohnya seperti: 

  • Rasa enak dan nikmat, awalnya mungkin masih aman, saat sedikit, namun bila berlebihan dia menjadi jahat, termasuk bila diperoleh dengan cara buruk

  • Rasa puas perlu diselidiki, apakah puas karena sesuatu yang baik atau buruk. Puas karena sudah bertanggungjawab adalah rasa baik, namun puas karena berhasil mencaci orang lain adalah rasa buruk

  • Rasa bangga masih aman saat bisa dikendalikan, namun bila sudah membutakan, maka bangga bisa menjadi kesombongan atau kekecewaan yang akan merusak pikiran dan mental (saat yang dibanggakan berubah buruk). Rasa dan sikap bangga dalam (klik) Best Feeling Achievement diarahkan menjadi rasa dan sikap syukur.

Saat Nafas dan Rasa Bersatu

Nafas dan Rasa menyadari mereka harus saling berkorban dan mendukung agar bisa menyatu dan menuju kebaikan. Dalam (klik) Best Feeling Achievement, seseorang perlu menyeimbangkan antara pencapaian kebahagiaan atau memenuhi tuntutan kesenangan. Berikut saat nafas dan rasa menyatu menuju kebaikan, contohnya seperti:

  • Mencari nafkah/uang secukupnya, sesuai situasi dan kondisi, tidak memaksakan, tidak terintimidasi, tidak serakah dan menempatkan kesehatan dan relasi dengan baik

  • Minum obat pahit, namun dengan ikhlas dan syukur karena baik bagi tubuh

  • Memilih asupan sehat dan makan secukupnya, karena kesadaran

  • Olahraga rutin, walau lelah, namun bersemangat.

Dalam banyak perbuatan yang dianggap baik dan mulia, nafas rela berkorban agar rasa yang baik terbangun, contohnya seperti:

  • Memberikan ginjalnya untuk keselamatan hidup orang lain

  • Menjaga orang sakit walau kurang tidur

  • Bekerja keras untuk kebaikan sampai mengorbankan kesehatan diri, contohnya saat melakukan penyelamatan korban bencana. 

Klik Karena Rasa Adalah Segalanya

Rasa & Nafas Dalam Spiritualitas, contohnya seperti:

  • Berpuasa dengan baik sebagai ibadah, menyatukan nafas dan rasa yang positif

  • Bersujud dalam doa, merasa damai dan ikhlas menyerahkan nafas pada Sang Pencipta

  • Bersyukur melihat kebaikan tubuh dan semesta sebagai anugerah Tuhan, sehingga nafas atau raga dan rasa, dijaga baik. Mens sana in corpore sano, jiwa yang sehat terdapat di tubuh yang sehat.

Artikel ini bagian dari (klik) Best Feeling Achievement, kiranya bermanfaat. Terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.

(Tim RBeBe)

Kritik saran mohon sampaikan kepada kami, terimakasih.

Mari bersama (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.