Manfaat & Pemakaian Metronome
Tim RBeBe - 06 May 2022
Kenapa perlu metronome?
Saat memainkan suatu komposisi musik, perlu penjaga ketukan agar terdengar konstan, teratur dan nyaman ditelinga. Suara metronome (yang bunyinya tik, tik atau tuk, tuk atau bunyi lain) dibutuhkan agar musik yang dimainkan bisa teratur, stabil dan konstan. Kadang saat kita berlatih, bermain atau merekam permainan musik, ketukannya tidak teratur, kadang melambat atau kadang semakin cepat. Suara metronome membantu musisi untuk menjaga ketukannya agar teratur, stabil dan konstan.
Jadi metronome itu gunanya memberi panduan, bisa cahaya atau suara untuk memandu pemain musik (termasuk vokalis) agar memainkan alat musiknya atau bersuara dengan teratur. stabil dan konstan.
Penggunaan Metronome
Tidak hanya penting saat latihan atau sesi rekaman, metronome bisa digunakan saat performasi atau pertunjukan musik langsung (live).
Istilah Yang Perlu Diketahui:
-
BPM / Beat Per Minute : Ketukan dalam 1 menit. Jadi kalau 60 BPM berarti 60 ketukan dalam 1 menit (seperti jumlah detik). 100 BPM berarti 100 ketukan dalam 1 menit dan seterusnya
-
Sukat atau Birama : (mudahnya) diartikan jumlah ketukan dalam satu bar (ruas nada). Contoh: birama 4/4 berarti terdapat 4 ketukan dalam 1 bar, seperti susunan penulisan not angka ini >| 1 1 5 5 | 6 6 5 . || , kalau birama 2/4 berarti ada 2 ketukan dalam 1 bar, seperti susunan penulisan not angka ini > | 3 3 | 2 2 || dan seterusnya
Jenis Metronome
-
Non elektronik, bekerja dengan kekuatan berat yang memanfaatkan gravitasi
-
Elektronik, menggunakan kekuatan batere
-
Aplikasi, dapat diunduh di playstore dan dimainkan di handphone
-
Video, dapat dilihat dan dipilih (jenis suara dan kecepatannya/Beat Per Minute) dari Youtube dan dimainkan di handphone atau laptop/komputer
Mulai Berlatih Pakai Metronome?
-
Gunakan yang BPM 60 dulu, cukup lambat untuk pemula
-
Birama 3/4 biasa digunakan untuk komposisi musik Jazz atau irama Waltz Lagu pop seperti Happy Birthday atau klasik seperti Minuet dan Romance De Amor juga pakai irama 3/4
-
BPM 120 sampai 200 digunakan untuk komposisi musik irama cepat
-
Terdapat juga metronome dengan suara pukulan drum
Contoh Pemakaian Tempo Pada Komposisi Musik
Hitungan BPM dalam grave berkisar antara 20 hingga 40 BPM. Satu tingkat di atasnya, macam macam tempo lambat ini dilanjutkan dengan lento yang dikenal melalui hitungan 40 hingga 45 BPM. Tidak jauh dari situ, ada largo dengan 45 hingga 50 BPM.
Selanjutnya, macam macam tempo lambat diwakili dengan adagio. Macam macam tempo ini dikenal dengan tempo yang megah dan tenang berkisar dari 55 hingga 65 BPM. Setelah itu ada adagietto dengan angka 65 hingga 69 BPM dan terakhir andante dengan 73 hingga 77 BPM.
Tempo sedang
Untuk macam macam tempo sedang sendiri, ada 2 jenis yang kalian bisa ketahui. Pertama adalah moderato. Macam macam tempo ini merupakan tempo yang umum untuk digunakan dalam musik slow dengan berkisar dari 86 hingga 97 BPM. Selanjutnya ada allegro moderato yang dimainkan lebih cepat dengan 98 hingga 109 BPM. Macam macam tempo ini umumnya digunakan dalam produksi musik pop, Superfriends.
Tempo cepat
Macam macam tempo cepat dilanjutkan dengan allegro yang punya hitungan 109 hingga 132 BPM. Tempo ini digunakan untuk menghadirkan nuansa musik yang ceria. Ada juga vivace yang lebih cepat dari sebelumnya dengan 130 hingga 142 BPM. Setelah vivace ada presto dengan 168 hingga 177 BPM dan juga prestissimo dengan 178 BPM ke atas.
Semoga bermanfaat, tetap semangat.
(Tim Rbebe)

