Komando Komunikasi Bencana "Bottom Up - Top Down"
Tim RBeBe - 04 January 2026
Di Indonesia, komunikasi bencana "Bottom Up - Top Down/BUTD" paling tepat dipimpin oleh (klik) Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB bila lingkup nasional (Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD bila lingkup provinsi, kota atau kabupaten) sebagai koordinator lintas sektor, dengan prinsip transparansi, integrasi data, dan keselamatan manusia.
UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana adalah legitimasi hukum BNPB dan BPBD.
BNPB punya organisasi berjenjang:
-
BPBD tingkat Provinsi
-
BPBD tingkat Kabupaten/Kota
๐ Ini cocok dengan model berjenjang:
RT โ RW โ Desa โ Kecamatan โ Kab/Kota โ Provinsi โ Nasional
โก๏ธ Sebagai Badan yang fokus untuk kondisi bencana, krisis & keselamatan manusia, BNPB dan BPBD akan bertanggungjawab untuk:
|
Bila dalam cakupan nasional, atau bencana terjadi di beberapa provinsi, untuk jalur komunikasi, tentu BNPB perlu didukung badan, lembaga sampai kementerian lain seperti:
๐ฐ๏ธ KOMINFO sebagai TULANG PUNGGUNG TEKNOLOGI
Peran:
-
Infrastruktur komunikasi darurat
-
SMS darurat nasional
-
Internet darurat & jaringan sementara
-
Diseminasi informasi publik
๐ Kominfo tidak memimpin, tapi menopang
๐๏ธ KEMENDAGRI sebagai PENEGAK STRUKTURPeran:
๐ Tanpa Kemendagri, sistem berjenjang tidak disiplin |
๐ BSSN (opsional tapi penting)
Peran:
-
Keamanan data
-
Perlindungan dari hoaks & sabotase sistem
-
Integritas dashboard nasional
๐งช BRIN / Akademisi (pendukung)Peran:
|
Kementerian, badan dan lembaga lain tentu bisa membantu dan mendukung konsep Komunikasi Bencana Bottom Up - Top Down (rbebe.id) ini dengan catatan:
-
Menurunkan ego lembaga, badan, kementerian, semua diniatkan untuk membantu korban dan daerah bencana
-
Tidak ada niat tersembunyi
-
Tidak mengambil alih komando utama komunikasi
Dengan komunikasi yang berjalan baik dan optimal maka penanganan daerah dan korban bencana akan lebih optimal. Kiranya bermanfaat. Terus semangat. Merdeka Maju Berdaya.
(Tim Rbebe)
Kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
Mari (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.
