Berbagai Investasi
Tim RBeBe - 11 February 2025
Contoh Kegiatan Investasi Sederhana
Tina punya uang 100 ribu yang dipakai buat membantu Paijo membuka usaha ikan cupang. Setelah usaha itu berkembang dan menghasilkan keuntungan, maka Paijo berkewajiban untuk membagi keuntungan dengan Tina. Namun bila usaha tersebut rugi, Tina bisa kehilangan modal yang dipercayakan lepada Paijo. Disini peran Tina adalah investor sementara Paijo adalah pelaku usaha yang dipercayakan mengelola uang Tina. Sela usaha itu berjalan dan menghasilkan keuntungan maka Paijo akan membaginya kepada Tina.
Klik investasi @wikipedia atau investasi @kbbii yang menyebutkan investasi adalah suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut atau penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
Pinjaman Bukan Investasi
Bila Tina meminjamkan uangnya untuk Paijo dalam membuka usaha ikan cupang, maka Paijo berkewajiban mengembalikan uang Tina walaupun usaha ikan cupangnya tidak berhasil. Biasanya terdapat juga bunga pinjaman yang harus dibayarkan peminjam seperti Paijo. Namun saat pinjaman dan bunganya sudah dibayarkan Paijo maka urusannya dengan Tina sudah selesai.
Perbedaan Investor dan Pebisnis: Investor mempercayakan uang kita kepada pebisnis. Tina adalah investor dan Paijo adalah pebisnis.
Perbedaan Investasi dan Tabungan: Menabung adalah menyimpan uang, kalau disimpan di bank bunganya cenderung kecil bahkan dipotong biaya administrasi (tabungan yang jumlahnya kecil justru bisa berkurang). Sementara investasi memberikan peluang, bila untung jumlah uang bertambah (biasanya antara 15% - 20% pertahun). Baca materi tabungan, klik Berbagai Tabungan
Apakah investasi selalu untung? Tidak. Bisa saja justru rugi. Untuk itu investor perlu hati-hati dalam memberikan uangnya terhadap pebisnis.
Kelebihan dari investasi: memberikan harapan keuntungan yang bisa lebih banyak daripada bunga bank dari hasil menabung atau deposito.
Jenis Investasi Lain:
|
Apakah seluruh dana investasi bisa ditarik kembali? Pada dasarnya bisa, namun tergantung produknya juga bagaimana proses dana itu bisa kembali. Contohnya, saat berinvestasi membeli rumah yang akan dijual kembali, maka rumah itu perlu terjual dahulu agar dana kembali.
Apakah banyak investasi yang menipu/bodong dan bagaimana ciri-cirinya? Saat ini semakin banyak investasi yang menipu. Ciri-cirinya:
-
Menjanjikan keuntungan banyak (lebih dari 20%)
-
Membagi keuntungan secara cepat (keuntungan yang diberikan bisa saja sebagian dari uang yang disetorkan investor)
-
Produk atau usahanya tidak jelas
-
Tidak transparan dalam laporan keuangan atau jalannya usaha
-
Tidak mempunyai legalitas (surat usaha, akta notaris, surat izin berusaha dll)
-
Tempat usaha yang meragukan dengan nomor telefon yang hanya handphone yang bisa berganti dan susah dilacak
Jenis investasi menurut durasi/waktunya:
-
Investasi Jangka Pendek: Ya seperti cerita Tina dan Paijo diatas, bisa dibilang jangka pendek, jualan cupang sehari bisa aja laku, lalu untungnya bisa dibagi. Investasi membeli emas juga bisa cepat menguntungkan bila harga emas naik, lalu emas dijual. Begitupula dengan valuta/mata uang asing bisa cepat untung bila tiba-tiba harga jualnya naik.
-
Investasi Jangka Panjang: investasi ini tidak bisa cepat menghasilkan atau menguntungkan, perlu jangka waktu tertentu untuk mendapatkan hasilnya contohnya seperti investasi saham yang menunggu pergerakan perusahaan semakin baik sehingga harga sahamnya terus meningkat, bisa juga berinvestasi membantu pembangunan perusahaan, perkebunan dan seterusnya.
Tips Berinvestasi:
-
Cermati prospek atau kemungkinan bisnisnya (apakah membeli atau membangun rumah di Bogor bisa terjual cepat dengan harga yang baik? Apakah perusahaan Unilever nilai sahamnya akan meningkat? Apakah harga jual emas terus meningkat?)
-
Cermati orang atau perusahaan yang akan menjalankan investasi tersebut, apakah dapat dipercaya, bertanggungjawab, mempunyai masa lalu yang baik, apakah ada legalitas, surat izin dan seterusnya
-
Cermati bisnis atau usaha yang dijalankan, apakah aman dan masuk akal untuk bisa berkembang dan untung (misalnya kita berinvestasi kepada orang yang membangun rumah makan, maka perlu diketahui apakah makanannya enak? Tempatnya keren? Akan ramaikah rumah makan tersebut?)
Artikel ini adalah bagian dari (klik) Susunan Edukasi Perencanaan Keuangan (rbebe.id). Kiranya bermanfaat, terus semangat.
(Tim RBeBe)
Kritik saran mohon sampaikan kepada kami, terimakasih.
Mari bersama (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.


