Bank Sampah Adalah

Tim RBeBe - 05 April 2022

Klik Bank Sampah yang menjelaskan hal-hal seperti:

  • Suatu tempat pengumpulan sampah yang sudah terpilah dan bisa didaur ulang atau memiliki nilai ekonomis

  • Mempunyai dampak positif bagi lingkungan, dan penjelasan lainnya.

Bank Sampah bisa diadakan oleh: 

  • Masyarakat secara mandiri*

  • Perorangan atau pihak swasta tertentu seperti yayasan atau bahkan perusahaan

  • Pemerintah*

Pemerintah bisa membuat atau memfasilitasi warga untuk membangun bank sampah dengan kapasitas lebih besar dan penanganan yang baik serta profesional.

Untuk daerah perkotaan dimana banyak pemulung, pendirian Bank Sampah di tingkat perumahan bisa tidak terlalu efektif, karena para pemulung akan sigap mencari sampah yang bisa dijual ke pengepul dan menjadi mata pencaharian mereka. Namun bisa saja Bank Sampah di tingkat perumahan daerah perkotaan bekerjasama dengan para pemulung tersebut.

Klik Jual ke Pengepul atau Setor ke Bank Sampah (rbebe.id) 

Berbagai Dampak Positif Bank Sampah:

  • Membantu penanganan dan pengelolaan sampah

  • Menjaga kelestarian lingkungan

  • Mempunyai nilai ekonomi (menghasilkan pemasukan/uang)

  • Menjadi kegiatan kebersamaan dan ajang silaturahmi warga yang berdampak positif.

Bank Sampah Sebagai Organisasi

Dalam setiap program Bank Sampah yang dikelola profesional, sebaiknya memang membentuk suatu organisasi yang jelas sehingga para aggota bisa membangun kerjasama dengan baik dan bertanggung jawab agar program baik dan maksimal mencapai tujuan. Berikut contoh organisasi dalam Bank Sampah:

Pemilahan Sampah

  • Sampah Organik (Bekas/Sisa Makanan, Sayuran, Daun, Batang) dengan mengeringkan yang berair (khususnya sampah basah) lalu semua dikumpulkan pada ember penampung. Sampah organik ini bisa diolah menjadi pupuk atau peternakan Maggot sebagai pakan ternak.

  • Sampah Non Organik (Plastik, Berbagai bungkus produk, Kaleng, Kaca, Kertas, Besi dll) dengan mengumpulkannya pada karung. Sampah ini yang biasa mempunyai nilai ekonomi secara lebih mudah/cepat dengan dijual ke pengepul (khususnya sampah yang bisa mudah di daur ulang) atau didaur ulang dengan pembuatan berbagai kerajinan tangan.

  • Sampah Residu/yang tidak bisa di daur ulang (Tissue, Pampers, Pembalut Wanita, Puntung Rokok, Lampu dll): kumpulkan dalam kantong plastik hitam.* 

  • Sampah B3/Bahan Berbahaya & Beracun (Batu Batere, Bahan Kimia, Alat Medis, Obat-Obatan dll)

  • Untuk Sampah Residu & B3, (seharusnya) bekerjasama dengan pemerintah untuk pengelolaannya

Pemilahan sampah diatas pada tingkat rumah tangga bisa lebih detil lagi, contohnya pada sampah daur ulang ada pemilahan antara kertas, plastik, besi dan lainnya.

Mari menjadi solusi, batasi dan kelola sampah dengan bijak. Klik Materi Edukasi Sampah untuk berbagai informasi & edukasi terkait sampah. Kiranya bermanfaat. Terus semangat.

(Tim RBeBe)

Kritik saran mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.

Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.