Makanan-Minuman Bayi
Tim RBeBe - 20 February 2023
Air Susu
Usia 0 sampai 6 bulan hanya berikan Air Susu. Usahakan memberi hanya Air Susu Ibu/ASI, bila tidak memungkinkan baru gunakan susu formula. Bila memakai susu formula gunakan air matang yang direbus mendidih. Kalau menggunakan air mineral, perhatikan kadar mineral dan kualitas air. Perhatikan takaran yang tepat agar nutrisinya optimal (tidak terlalu banyak air).
Seringkali bayi perlu dibangunkan dengan cara digelitik agar ia terjaga dan mau minum air susu. Disini orangtua atau pengasuh selain perlu tertib jadwal, perlu ekstra jaga kesehatan juga, karena perlu siaga untuk memberi susu pada si mungil berkala dan kontinyu.
Perhatikan dengan cermat agar bayi tidak kelebihan minum, karena bisa muntah. Ini adalah pedomannya (bila sangat berbeda, konsultasikan kepada dokter atau ahli gizi)
-
Di Minggu pertama, berikan takaran susu sekitar 45 sampai 90 ml per sekali minum yang diberikan setiap 2-3 jam
-
Setelah 1 sampai 3 minggu tingkatkan takaran susu sampai sekitar total 120 sampai 150 ml susu per sekali minum, idealnya diberikan setiap 4 jam
-
Setelah 6 bulan bayi perlu sekitar 180-230 ml per sekali minum, setiap 4 sampai 5 jam.
Makanan Pendamping Usia 6 Bulan Keatas | MPASI
Diberikan sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) pada saat 6 bulan karena bayi memerlukan asupan serta gizi tambahan dan organ pencernaannya mulai siap menerima asupan selain susu. Walau demikian ada kasus sebelum 6 bulan bayi sudah memerlukan MPASI. Klik 7 Tanda Bayi Siap Mendapat MPASI (Parent University).
-
Makanan mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral serta serat.
-
Berikan secara bertahap dari makanan lembut* dan mudah dicerna lalu bertahap lebih kental atau bertekstur menuju keras.
-
Berikan buah seperti pisang, alpukat, pepaya, jeruk manis dll, cuci bersih dengan air matang. Haluskan* diawal-awal saat usia 6 bulan lalu lebih kental, berserat dan keras.
-
Berikan sayur seperti labu kuning, brokoli, kentang, wortel, ubi jalar dll, berikan dalam kondisi matang.
-
Terdapat juga sereal sebagai fariasi makanan.
*Usahakan tidak diblender, karena selain bisa terlalu halus (sehingga bayi kesulitan nantinya bila beralih ke makanan yang lebih keras), proses blender bisa membuat nutrisi dan kalori makanan rendah (terlalu banyak air).
Berikut beberapa tautan video terkait MPASI:
-
7 Kesalahan MPASI (SKWAD Parents).
-
Porsi & Contoh Jadwal MPASI 6 Bulan (Bunda Juna Jasmine).
-
Contoh Menu MPASI 6 Bulan | Bubur Bayi (Bunda Juna Jasmine).
-
Contoh Menu MPASI 6 Bulan | Selingan (Bunda Juna Jasmine).
Air Putih
Bayi juga mendapat cairan dari susu dan MPASI
-
Berikan air putih saat bayi mendapatkan MPASI yaitu usia 6 bulan keatas (pemberian terlalu dini bisa menyebabkan hiponatremia, pembengkakan otak sampai kematian).
-
Berikan sekitar 60 ml untuk bayi 6 bulan, 120 ml untuk 12 bulan dan terus meningkat.
-
Air putih tidak menggantikan susu. Hindari si kecil kenyang dengan air putih sehingga tidak cukup minum susu yang bergizi.
-
Air dimasak mendidih. Sajikan dalam kondisi sedikit hangat, kalau udara panas bisa dalam kondisi suhu air normal/sejuk. Kalau menggunakan air mineral, perhatikan kandungan mineral (natrium dibawah 200mg dan sulfat dibawah 250mg per liter) dan kualitas air.
Wadah Minuman Makanan
-
Perhatikan kebersihan wadah makanan dan minuman bayi. Cuci peralatan makan minum bayi dengan baik (usahakan dengan air mengalir yang bersih dan detergen khusus bayi). Usahakan pisahkan tempat mencuci perlengkapan bayi ini agar terhindar dari kontaminasi bakteri dari wadah lain.
-
Pilih botol dan wadah yang BPA Free (bebas bisphenol A, yaitu bahan kimia sintetis berbahaya yang digunakan dalam berbagai perabotan plastik).
-
Bisa memilih sabun pencuci yang khusus bayi yang bebas bahan kimia dan lebih aman bagi bayi yang masih membangun imun tubuhnya.
-
Lakukan sterilisasi, khususnya botol susu terutama di bulan-bulan pertama usia bayi. Botol atau wadah bisa di rendam di air panas atau di sterelisasi dengan alat sterilisasi atau microwave.
-
Keringkan peralatan sebelum dipakai. Keringkan secara alami (bukan dilap) agar terhindar dari bakteri atau jamur menyukai tempat yang lembab dan basah.
-
Setelah kering, taruh di wadah peralatan tertutup sehingga bebas debu dan terhindar dari binatang seperti kecoak dan lalat.
Kembali lagi, hal diatas banyak yang memerlukan biaya, situasi dan kondisi yang memungkinkan. Bila semua itu tidak memungkinkan, paing tidak ada usaha untuk mendekati ke arah hal-hal yang disebutkan diatas untuk kebaikan pertumbuhan bayi. Klik Susunan Materi Kesehatan Bayi.
Semoga bermanfaat. Tetap semangat.
(Tim Rbebe)
Kritik dan masukan mohon sampaikan kepada kami. Terimakasih.
Mari bantu (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.



