Cara Salat Tarawih, Witir, Doa Qunut

Tim RBeBe - 02 March 2025

Walaupun salat Tarawih adalah Sunah (dikerjakan dapat pahala, tidak dikerjakan tidak berdosa), dengan melakukannya, tentu akan semakin menyenpurnakan ibadah dan membangun diri.

Keutamaan Salat Tarawih:

  • Menghapus Dosa: Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang shalat Tarawih karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Mendapatkan Pahala Salat Semalam Penuh: Shalat Tarawih yang dikerjakan dengan khusyuk dan ikhlas dianggap seperti shalat semalam penuh.

Maksimalkan Salat Tarawih:

  • Persiapan Diri: Berwudhu dengan sempurna dan siap lebih awal (di masjid atau rumah)

  • Baca Al-Qur'an: Manfaatkan waktu sebelum atau setelah Tarawih untuk membaca atau menghafal Al-Qur'an

  • Jaga Kekhusyukan: Fokuskan hati dan pikiran hanya kepada Allah SWT

  • Bangun Ketenangan: Hindari terburu-buru. Lakukan shalat dengan tenang dan tuma’ninah.

Tata Cara Salat Tarawih

Niat: Sebelum memulai, ucapkan niat dalam hati. Contoh niat shalat Tarawih:

  • Niat sebagai Imam:
    "Ushalli sunnatat-tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati imāman lillāhi ta‘ālā."
    Artinya: "Aku berniat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

  • Niat sebagai Makmum:
    "Ushalli sunnatat-tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ma’mūman lillāhi ta‘ālā."
    Artinya: "Aku berniat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

  • Niat Sendiri:
    "Ushalli sunnatat-tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā."
    Artinya: "Aku berniat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Gerakan Salat:
Shalat Tarawih dilakukan seperti salat sunnah pada umumnya, dengan urutan sebagai berikut:

  1. Takbiratul Ihram: Mengangkat tangan dan mengucapkan "Allahu Akbar".

  2. Membaca Doa Iftitah (sunah).

  3. Membaca Surah Al-Fatihah.

  4. Membaca Surah atau Ayat Al-Qur'an: Disunnahkan membaca ayat atau surah yang panjang, terutama jika salat dilakukan di masjid.

  5. Ruku’: Membaca doa ruku’ ("Subhana Rabbiyal ‘Adzim").

  6. I’tidal: Bangkit dari ruku’ dan membaca doa i’tidal ("Sami’allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd").

  7. Sujud: Membaca doa sujud ("Subhana Rabbiyal A’la").

  8. Duduk di Antara Dua Sujud: Membaca doa ("Rabbighfirli warhamni wajburni warfa’ni").

  9. Sujud Kedua: Membaca doa sujud lagi.

  10. Berdiri untuk Rakaat Kedua: Ulangi langkah 3-9.

  11. Tasyahud Akhir: Duduk tahiyat akhir dan membaca doa tasyahud.

  12. Salam: Menoleh ke kanan dan kiri sambil mengucapkan "Assalamu’alaikum warahmatullah".

Istirahat (Tarakka) Setiap 4 Rakaat:

Setelah setiap 4 rakaat (2 salam), disunnahkan untuk beristirahat sejenak sambil membaca dzikir, doa, atau mendengarkan ceramah singkat (tausiyah).

Istighfar: Astaghfirullahaladzim ("Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung").

Doa Setelah Tarawih

Salah satu doa yang umum dibaca setelah salat Tarawih adalah:

Allahumma aj‘alna fihi minal mustaghfirin, waj‘alna fihi min ‘ibadika as-shalihin al-qanitin, waj‘alna fihi min auliyaika al-muqarrabin, bira’fatika ya arhamar rahimin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami di dalamnya termasuk orang-orang yang memohon ampunan, jadikanlah kami di dalamnya termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh dan taat, serta jadikanlah kami di dalamnya termasuk orang-orang yang dekat kepada-Mu, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih."

Lanjutkan dengan (klik) salat Witir dimana pada rakaat terakhir shalat Witir, disunnahkan membaca (klik) doa Qunut.

Demikianlah cara melakukan sholat Tarawih. Semoga ibadah anda di bulan Ramadan berjalan lancar, penuh berkah dan berlimpah pahala. Klik Susunan Materi Ramadan-Puasa (rbebe.id). Kiranya bermanfaat, terus semangat.

(Tim RBeBe)

Kritik saran mohon sampaikan kepada kami

Mari bersama (klik) Wujudkan 100 Materi Belajar Bagi Masyarakat.